KONJUNGSI TEMPORAL: Pengertian, Macam, dan Contoh Konjungsi

Tentu kalian sudah mengetahui apa itu konjungsi. Ya, konjungsi sama halnya dengan kata penghubung.

Konjungsi merupakan kata yang menghubungkan antar kata, frasa, klausa, kalimat, dan sebagainya.

Contoh konjungsi di antaranya adalah kata dan, atau, jika, walau, tetapi, meskipun, dan masih banyak lagi.

Sedangkan temporal itu sendiri berhubungan atau waktu. Jika dalam kalimat temporal berarti berkaitan dengan keterangan waktu.

Jadi..

Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang menyatakan adanya hubungan waktu antara satu kalimat dengan kalimat selanjutnya.

Konjungsi temporal berfungsi untuk menguraikan secara kronologis dari suatu keadaan, kejadian, atau peristiwa.

Maka dari itu konjungsi temporal tidak sama dengan konjungsi pada umumnya. Tidak semua konjungsi termasuk dalam konjungsi temporal.

Untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan materi tentang konjungsi temporal berikut ini.

Macam-macam Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal dibagi menjadi dua jenis yaitu sederajat dan tidak sederajat. Berikut ciri-ciri dari masing-masing konjungsi.

Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi temporal sederajat merupakan konjungsi yang memiliki sifat sama atau sederajat. Konjungsi ini digunakan dalam kalimat majemuk setara. Penempatan konjungsi temporal berada di tengah-tengah kalimat.

Contoh: kemudian, lalu, selanjutnya, sebelumnya, sesudahnya, selanjutnya, dan setelahnya.

Contoh Konjungsi Temporal Sederajat

Lalu

  • Ibu berbelanja sayur dan lauk di pasar lalu memasaknya untuk makan malam.
  • Hari ini Rinta pergi ke bimbingan belajar lalu menjemput adiknya di rumah paman.
  • Raisa menyanyikan lagu kesukaannya lalu mengajak Isyana bernyanyi bersama. 

Kemudian

  • Paman memanen buah mangga kemudian menjualnya ke pasar.
  • Ani bergegas mengerjakan tugas kemudian mengumpulkannya di ruang guru.
  • Juna membuat adonan roti kemudian memanggangnya di oven. 

Sebelumnya

  • Nonik duduk di ujung kursi restoran sebelumnya ia memesan makanan terlebih dahulu.
  • Dedik memenangkan lomba pidato bahasa Inggris sebelumnya ia berlatih dengan sungguh-sungguh.
  • Ardito sampai di sekolah tepat waktu sebelumnya ia berangkat menggunakan sepeda anginnya. 

Selanjutnya

  • Ayunda telah lulus kuliah selanjutnya ia harus mencari pekerjaan.
  • Ayah memperbaiki genting yang bocor selanjutnya menambal saluran air yang tersumbat.
  • Pelajaran Fisika telah selesai selanjutnya pelajaran bahasa Jepang. 

Sesudahnya

  • Arini menulis naskah drama sesudahnya ia menulis cerpen.
  • Kakak membersihkan jendela sesudahnya ia menyapu lantai.
  • Seluruh siswa mengikuti ujian praktik sesudahnya mengikuti ujian tulis.

Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Konjungsi temporal tidak sederajat merupakan konjungsi yang menghubungkan kalimat bertingkat atau tidak sederajat. Pada umumnya konjungsi ini digunakan dalam kalimat majemuk bertingkat. Untuk penempatannya, konjungsi ini berada di awal, tengah, dan akhir kalimat.

Contoh: semenjak, sebelum, ketika, tatkala, demi, sementara, sambil, sejak, bila, apabila waktu

Contoh Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Sejak

  • Sejak ayahnya meninggal, ia selalu tampak murung.
  • Sejak ia pindah rumah, aku tidak pernah melihatnya lagi.
  • Malika selalu menjemput Maya pulang sekolah sejak sepeda Maya rusak.

Ketika      

  • Ayah baru sampai ketika ibu membukakan pintu.
  • Listrik di rumah mengalami pemadaman ketika hujan turun dengan deras
  • Ketika Farah belajar, hikmah membantunya.

Sebelum

  • Saya selalu mencuci tangan sebelum
  • Sebelum Dikta pergi, ada sesuatu yang ingin disampaikan Rania.
  • Sebelum membuang sampah, Rosi memeriksanya kembali.

Apabila

  • Apabila hujan sudah reda, Tania akan pergi menjemput adiknya di tempat bimbingan belajar.
  • Apabila bel berbunyi, siswa harus masuk ke kelas.
  • Pendaki dilarang ke puncak apabila cuaca mulai memburuk.

Demi

  • Demi sesuap nasi, ia rela membanting tulang.
  • Nadia belajar dengan sungguh-sungguh demi tercapai cita-citanya.
  • Demi masuk ke perguruan tinggi, Sofi belajar dengan giat.

Hingga

  • Hingga malam hari ayah belum juga pulang.
  • Hingga saat ini ia tidak berani mengungkapkan perasaannya.
  • Dia akan menyayanginya hingga tua nanti.

Sambil

  • Doni kuliah sambil bekerja.
  • Dia berlari sambil menangis.
  • Ibu memasak sambil menggendong adik.

Sementara

  • Riri membantu ibunya sementara Rara bermain dengan teman-temannya.
  • Dia pergi dengannya sementara aku di sini menunggunya.
  • Dia sudah bekerja sementara aku masih sibuk mencari pekerjaan.

Waktu

  • Waktu hujan reda, terlihat pelangi di langit utara.
  • Kami pulang sekolah waktu bel berbunyi.
  • Aku merasa begitu sedih waktu dia pergi.

Bila

  • Bila dia menyayangimu, maka dia tidak akan meninggalkanmu.
  • Kami selalu pergi ke rumah nenek bila libur telah tiba.
  • Bila hujan turun, jalanan menjadi licin.

Nah, itulah materi yang berkaitan dengan  konjungsi temporal serta jenis dan berbagai contohnya dalam bentuk kalimat. Semoga kamu bisa memahami materi tersebut dengan mudah. Terima kasih.

Tinggalkan komentar